Posts Tagged ‘wisata bukittinggi’

Janjang Ampek Puluah: Satu dari Icon Wisata Sejarah di Bukittinggi

Aku belum mandi
tak tun tuang.. tak tun tuang..
tapi masih cantik juga..
tak tuang.. tak tuang..

Ada yang tau cuplikan lirik lagu diatas yang sempat populer beberapa waktu yang lalu ini? Jika kalian perhatikan video clipnya mengambil tempat di daerah sekitar Jam Gadang dan Pasar Atas Bukittinggi. Eits.. Tapi dipostingan kali ini, saya tidak akan membahas mengenai lagu tersebut tapi akan sedikit membahas salah satu tempat bersejarah yang tak jauh dari posisi video clip Tak Tun Tuang diambil yakni Janjang Ampek Puluah.

Janjang Ampek Puluah merupakan anak tangga yang menghubungkan antara Pasar Atas dan Pasar Bawah Kota Bukittinggi. Anak tangga yang juga dikenal dengan nama Janjang 40 ini dibangun pada tahun 1908 diawali dengan adanya kesepakatan Niniak Mamak di Luhak Agam yang bertujuan menghubungkan kawasan Pasar Atas (Ateh) dan Pasar Bawah. Jembatan ini dibangun atas perintah Asisten Residen Belanda Louis Constant Westenenk.

Tangga yang secara administratif terletak di Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi ini dibangun lebih dulu ketimbang Jam Gadang. Walaupun letak Pasar Atas dan Pasar Bawah berdekatan namun terpisah oleh bentuk tanah sebab Bukittinggi memiliki topografi yang tidak rata dan berbukit. Keberadaan tangga ini sangat membantu penataan pasar dan menghubungkan kedua pasar tersebut.

Perlu diketahui bahwa tangga 40 ini ternyata jumlah anak tangganya kurang lebih sekitar 100 undakan bila dihitung mulai dari bawah hingga puncak. Disekitar tangga ini terdapat surau yang cukup cantik. Kabarnya, sekarang dibagian bawah Janjang Ampek Puluah ini dilengkapi dengan gapura bertuliskan “Janjang Ampek Puluah” dan beberapa bagian pertengahan anak tangga juga diberi tanaman yang menambah ke-asri-an tempat ini.

Bagi yang suka jepret-jepret atau fotografi, sudut-sudut di Janjang Ampek Puluah ini sangat cocok menjadi obyek bidikan kamera. Memandang sekitar area Tangga 40 ini pun juga menarik. Walaupun datang saat siang hari, beberapa spot tetap teduh karena sinar matahari terhalang oleh tembok bangunan yang ada di sekitar tangga.

Advertisements

Taman Panorama Bukittinggi, Satu Lokasi yang Memiliki 3 Tempat Wisata

Sebagai destinasi wisata, Bukittinggi menawarkan alam dan sejarah yang menarik untuk dijelajahi. Tak jauh dari Jam Gadang, wisatawan bisa menemukan satu tempat wisata yang menawarkan wisata alam sekaligus wisata sejarah dalam satu lokasi. Tempatnya berada di Taman Panorama Bukittinggi.

Taman Panorama Bukittinggi

Taman Panorama Bukittinggi

Taman yang terletak di Jalan Panorama, Bukittinggi ini menawarkan keindahan taman dengan pemandangan alam Ngarai Sianok dan bangunan berbentuk gua bernama Lobang Jepang yang menyimpan sejarah.

Memasuki Taman Panorama wisatawan dapat langsung menuju taman atau memasuki Lobang Jepang. Lobang Jepang merupakan terowongan yang pada jaman pendudukan Jepang tahun 1942 dimanfaatkan sebagai tempat perlindungan dan pertahanan tentara Jepang. Terowongan sepanjang 1400 meter ini memiliki beberapa ruang khusus diantaranya ruang penyergapan, ruang pengintaian, penjara, ruang rapat, ruang makan, dan dapur.

Lubang Jepang Bukittinggi

Lubang Jepang Bukittinggi

Baca Selengkapnya

Piknik Asik ke Jam Gadang, Bukittinggi

Jam Gadang di Bukittinggi adalah salah satu tempat wisata yang kita lewati selama pencarian penginapan. Malam itu, ramenya luar biasa. Terlihat di salah satu sudut landmark kota Bukittinggi ini terdapat hiburan musik yang ramai dikelilingi oleh wisatawan.

Jam Gadang Bukittinggi (1)

Sekilas mengenai Jam Gadang

Jam Gadang merupakan bangunan menara jam yang terletak di pusat kota Bukittinggi, Sumatera. Menara ini selesai dibangun pada tahun 1926 sebagai  hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris Fort de Kock.

Jika kita melihat lebih fokus angka romawi yang ada pada Jam Gadang, kalian akan melihat keunikan bahwa jam 4 dalam jam tersebut bertuliskan IIII bukan IV seperti angka romawi yang kita kenal sekarang. Hal tersebut bukanlah kesalahan. Ada yang berpendapat bahwa penulisan nomor dalam romawi pada awalnya memang bervariasi, termasuk penulisan angka 4 dalam IIII. Penjelasan selengkapnya dapat dibaca disini.

Jam Gadang Bukittinggi (2)

Selain keunikan angka romawi 4, Jam Gadang juga memiliki keunikan lain Baca Selengkapnya

12 Tempat Piknik Asik di Bukittinggi

Setelah semalam bisa tidur karena kelelahan jalan kaki selama 3 jam cari penginapan. Hari ini waktunya untuk explore wisata di Bukittinggi. Oh ya sebelumnya, mungkin ada yang bertanya-tanya “Mengapa memilih Bukittinggi sebagai destinasi wisata?”

  • Alasan memilih Bukittinggi sebagai destinasi wisata karena kota ini memiliki wisata sejarah dan wisata alam yang cukup menarik untuk disusuri.

wisata bukittinggi

Baca Selengkapnya