Danau Singkarak, Satu dari Wisata Sumatera Barat yang Tak Boleh Terlewatkan-Part 2

Setelah kemarin sore jalan-jalan ke Danau Maninjau, siang ini kita akan jalan-jalan lagi ke sebuah danau di Sumatera Barat yang namanya dipromosikan dalam ajang balap sepeda internasional. Tentunya udah bisa tebak kan? Yap, Danau Singkarak jawabnya.

Danau Singkarak (5)

Danau dengan luas sekitar 107,8 km persegi ini merupakan danau terluas ke-2 di Pulau Sumatera, setelah Danau Toba. Berbeda dengan Danau Maninjau yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik, Danau Singkarak terbentuk karena proses tektonik.

Danau Singkarak sendiri membentang di dua kabupaten di Sumatera Barat yakni Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok. Berjarak sekitar 48 km dari Bukittinggi, danau ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5-2 jam perjalanan.

Sesampainya di kawasan Danau Singkarak, pengunjung dapat memilih spot yang pas untuk menikmati keindahan alam. Beberapa tempat yang dapat dipilih yakni di bawah pohon dengan bangku-bangku yang ada di tepi jalan, rumah makan, dan atas bukit.

Danau Singkarak (1)

Waktu itu karena matahari sangat terik dan udaranya panas maka kita lebih memilih untuk menikmati keindahan Danau Singkarak dari sebuah warung makan yang berada di tepian danau sambil makan siang.

Ada banyak kegiatan wisata yang dapat kita lakukan di Danau Singkarak diantaranya memancing, berenang, dan berkeliling perairan danau menaiki perahu.

Danau Singkarak (2)

Kabarnya ada cerita mistis yang menyelimuti danau ini dimana pengunjung jangan sampai berenang maupun beraktivitas di perairan danau saat hari raya jatuh pada hari Jum’at karena dihari tersebut makhluk gaib yang menghuni danau tersebut juga sedang berpesta dan tidak ingin diganggu. Bila melanggar maka akan memakan korban. Percaya atau tidak bila sedang berada di daerah yang bukan merupakan daaerah kita, alangkah baiknya untuk menghormati kepercayaan yang ada.

Air di Danau Singkarak ini lumayan jernih, saya rasa air disini juga lebih bersih ketimbang di Danau Maninjau. Begitu pun dengan suasananya, lebih adem di Danau Maninjau. Entah karena area danau yang luas sehingga memungkinkan spot dimana kita berada kurang pas.

Danau Singkarak (3)

Bila dibandingkan dengan Danau Maninjau memang dari sisi letaknya berbeda, Danau Maninjau terletak ditengah pemukiman penduduk yang terlihat masih asli dan sederhana. Sedangkan Danau Singkarak berada di tepian jalan raya. Rute yang dilewati untuk menuju danau lebih menantang Danau Maninjau karena melewati kelok 44 yang memiliki badan jalan pas-pasan kalau ada dua mobil papasan aja bikin deg-degan. Greget banget kan? Tapi view Danau Singkarak lumayan bagus kog.

Note:

  • Kalian dapat menjangkau Danau Singkarak dari Bukittinggi dengan menaiki bus dari Terminal Aur Kuning. Cari saja bus yang menuju Singkarak (Solok)
  • Tarif bus Bukittinggi-Singkarak Rp 20.000,-/orang
  • Rute yang dilewati Bukittinggi-Padang Panjang-Ombilin
  • Tidak ada retribusi untuk berwisata di kawasan Danau Singkarak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: