Kawa Daun: Minuman Khas Sumatera Barat yang Unik dan Berkhasiat

Kawa daun adalah salah satu minuman khas Indonesia yang cukup unik dan legendaris. Bagaimana tidak? Mulai dari rasa, bahan pembuatnya, hingga sejarahnya sangat menarik untuk dikulik.

Kawa_Daun (1)

Oke, langsung saja kita bahas satu-persatu.
Kawa sendiri artinya kopi. Jadi, kawa daun adalah minuman yang dibuat dari seduhan daun kopi. Penasaran kan gimana rasanya? Rasanya seperti perpaduan antara teh dan kopi. Setengah kopi, setengah teh.

Untuk penyajiannya, minuman kawa daun ini tidak disajikan dalam gelas biasa melainkan menggunakan tempurung kelapa (kalau bahasa jawanya “batok”) seperti penyajian jamu tradisional. Gula-nya pun menggunakan gula merah dan disajikan secara terpisah. Sehingga kita dapat mencicipi terlebih dahulu kenikmatan rasa kawa daun yang asli tanpa gula. Kemudian baru lah tambahkan gula bila ingin mencoba rasa lain yang diciptakan minuman unik ini.

Kawa_Daun (3)

Dibalik keunikan minuman ini, rupanya tersimpan sejarah kurang mengenakan mengenai terciptanya minuman kawa daun. Pada jaman penjajahan Belanda, kopi sempat menjadi komoditi bernilai tinggi di Eropa sehingga Gubernur Jenderal Van den Bosch menerapkan tanam paksa kopi di Ranah Minang pada 1840. Hal tersebut membuat masyarakat hanya diperbolehkan untuk menanam saja tanpa boleh mencicipi minuman dari olahan biji kopi. Dan akhirnya untuk mengobati rasa kekecewaan karena tidak dapat menyeduh kopi, terciptalah ide untuk membuat minuman dari daun kopi.

Menurut penelitian daun kopi memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dari teh hitam maupun teh hijau. Selain itu juga mengandung mangiferin yang berkhasiat sebagai anti-inflamasi sehingga dapat mengurangi risiko diabetes, hipertensi, dan melindungi neuron di otak.

Kawa_Daun (2)

Soal harga, minuman kawa daun ini masih cukup terjangkau kantong. Dengan mengeluarkan Rp 5.000,-/porsi, kalian sudah dapat mencicipi rasa dan khasiatnya. Kalian dapat menemukan minuman ini, salah satu tempatnya disekitar Lembah Harau sambil menikmati udara dingin dan segar ditemani suara alam yang menenangkan. Seru gak tuh? Tak ketinggalan pisang goreng sebagai pelengkapnya.🙂 *Pisang goreng dijual terpisah, harga Rp 2.500,-/pisgor.

Nah, buat kamu pecinta teh ataupun kopi kalau ke Sumatera Barat jangan sampai kelewatan untuk mencicipi minuman kawa daun yang unik dan berkhasiat ini ya!

 

3 Comments »

  1. Tuan Pembual Said:

    waa waaa, terbit.

  2. budaya kita Said:

    makasih infonya..


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: