Kuliner Malam Jogja di Warung Sate Klatak Horor Pak Jono Pasar Jejeran

Malam kali ini demi sesuap sate kita menerobos hujan di tengah malam. Sekitar jam 21.30 kita sampai di wilayah Pasar Jejeran tapi ternyata sesampainya disana harus menelan kekecewaan karena warung sate klatak yang menjadi tujuan yaitu Sate Klatak Pak Bari ternyata belum buka.

Karena kelaparan dan kedinginan sudah melanda perut. Akhirnya kita memilih untuk bersantap malam diantara 2 pilihan, pertama di Sate Klatak Pak Pong dan kedua di warung sate yang masih terletak di area Pasar Jejeran. Setelah hampir keluar dari gang pasar, tidak pikir panjang akhirnya kita langsung memutuskan untuk berbalik arah dan berhenti di warung Sate Klatak Horor Pak Jono.

Sate_Klatak_Pak_Jono (1)

Kebetulan ini adalah pertama kalinya saya mampir kulineran di warung sate klatak tersebut. Kali ini saya memilih sate sambal kecap sedangkan kakak femes yang menemani saya memilih tongseng. Sambil menikmati suara rintik hujan dan dinginnya malam kita menunggu pesanan dibuat.

Disini tersedia dua tempat makan, yang pertama berbentuk lesehan dan yang kedua terdiri dari meja dan kursi memanjang yang dapat memuat 6 orang dalam satu meja. Warung ini memiliki penerangan remang-remang yang syahdu untuk kumpul ngobrol bareng teman-teman. Tempatnya pun juga bersih. Ada beberapa menu makanan yang dapat kalian nikmati Sate Klatak Pak Jono ini diantaranya sate, gule, tongseng, sate klatak, dan kicik balung. Sedangkan untuk minumannya tersedia kopi, jeruk, teh, dan air putih.

Sate_Klatak_Pak_Jono (3)

Tak lama menunggu, pesanan pun datang dilengkapi dengan 2 piring nasi. Untuk sate, rasanya seperti kebanyakan sate yang saya temui. Dalam satu tusuk terdapat beberapa gajih yang saya sendiri agak kurang suka. Untuk tongseng rasa kuahnya cenderung manis, lumayan buat yang suka manis-manis.

Sate_Klatak_Pak_Jono (2)

Setelah selesai makan, kita pun bergegas untuk segera pulang karena sudah malam. Untuk satu porsi sate dan tongseng dilengkapi 3 piring nasi cukup membayar sekitar Rp 50.000-an.

2 Comments »

  1. mawi wijna Said:

    Kira-kira yang bikin horror apa ya? Eh, pas puasa tahun 2010 aku pernah nyate klathak di pasar Jejeran (entah bakulnya siapa) trus pas lagi makan tiba2 ada gempa sampai tiang2 pasarnya goyang-goyang. Nah, itu baru horror, hehehe.

    • amey Said:

      bhihihii,.. gak tau sih mas, mungkin karena jualnya sampe tengah malem..


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: